
GORONTALO, 16 Oktober 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) yang sedang melaksanakan magang Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) III di instansi Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo mengikuti kegiatan pengujian emisi gas buang, intensitas cahaya lampu utama, dan tingkat kebisingan kendaraan di UPTD Pengujian Kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran lapangan mahasiswa dalam memahami prosedur pengujian kendaraan bermotor, khususnya pengukuran parameter yang berkaitan dengan pencemaran udara, kebisingan, dan keselamatan transportasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai penggunaan alat ukur, tahapan pemeriksaan, serta evaluasi kesesuaian hasil pengujian dengan standar teknis dan ketentuan yang berlaku.
Pengujian emisi gas buang dilakukan untuk mengetahui kandungan polutan yang dihasilkan kendaraan bermotor, sedangkan pengukuran tingkat kebisingan bertujuan menilai suara yang dihasilkan kendaraan sesuai dengan persyaratan teknis. Sementara itu, pengujian intensitas cahaya lampu utama dilakukan untuk memastikan sistem penerangan kendaraan memenuhi persyaratan keselamatan berkendara.
Keterlibatan mahasiswa PBL III Kesehatan Masyarakat FOK UNG dalam kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai hubungan antara kondisi teknis kendaraan, kualitas lingkungan, dan kesehatan masyarakat. Pengendalian emisi gas buang serta kebisingan menjadi aspek penting dalam mengurangi potensi risiko kesehatan akibat paparan polusi udara dan suara dari aktivitas transportasi.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kesempatan pembelajaran yang diperoleh mahasiswa melalui kegiatan pengujian kendaraan di instansi mitra.
“Keterlibatan mahasiswa Kesehatan Masyarakat FOK UNG dalam pengujian emisi gas buang, intensitas cahaya lampu, dan kebisingan kendaraan merupakan pengalaman pembelajaran yang sangat relevan dengan bidang kesehatan lingkungan. Kami berharap mahasiswa mampu memahami pentingnya pengendalian pencemaran, penerapan standar keselamatan, serta pengawasan faktor lingkungan yang berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat,” ungkap Hartono.
Menurutnya, pelaksanaan magang PBL III menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik di lapangan. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami prosedur pemeriksaan, mengidentifikasi potensi risiko lingkungan, serta mengembangkan wawasan mengenai upaya perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengawasan transportasi.
Melalui kegiatan pengujian kendaraan di UPTD Pengujian Kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo, FOK UNG terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, meningkatkan kompetensi mahasiswa Kesehatan Masyarakat, serta mendukung upaya pengendalian pencemaran lingkungan dan peningkatan keselamatan transportasi.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.