
GORONTALO, 1 Oktober 2026 — Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) yang sedang melaksanakan magang Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) III di Puskesmas Kota Selatan turut mengikuti kegiatan Penyelidikan Epidemiologi (PE) kasus varisela atau cacar air di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan, Kota Gorontalo, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama petugas kesehatan melalui kunjungan lapangan untuk memperoleh informasi epidemiologis terkait laporan kasus penyakit menular. Proses penyelidikan dilakukan dengan pendekatan yang memperhatikan kerahasiaan data pasien, meliputi pengumpulan informasi riwayat penyakit, gejala yang dialami, serta kemungkinan faktor risiko penularan.
Selain pengumpulan informasi, kegiatan ini juga mencakup pemberian edukasi kesehatan mengenai penyakit varisela, mekanisme penularan, pentingnya menjaga kebersihan diri, serta langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit. Edukasi dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
Keterlibatan mahasiswa PBL III dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran langsung mengenai pelaksanaan surveilans epidemiologi di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Mahasiswa memperoleh wawasan tentang proses investigasi kasus, komunikasi risiko, pengumpulan data epidemiologis, serta pentingnya menjaga etika dan kerahasiaan informasi kesehatan pasien.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran lapangan yang mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
“Penyelidikan epidemiologi merupakan bagian penting dalam upaya pengendalian penyakit menular. Kami berharap keterlibatan mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan mereka dalam memahami proses surveilans, pengumpulan informasi epidemiologis, serta edukasi pencegahan penyakit. Yang tidak kalah penting, mahasiswa harus menjunjung tinggi etika profesi dan menjaga kerahasiaan informasi kesehatan masyarakat selama menjalankan kegiatan lapangan,” ungkap Hartono.
Menurutnya, pelaksanaan magang PBL III menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori epidemiologi dengan praktik kesehatan masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami prosedur penyelidikan kasus, mengidentifikasi risiko penularan, serta mendukung upaya promosi kesehatan yang dilakukan oleh petugas puskesmas.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan penyelidikan epidemiologi varisela, FOK UNG terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan, meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang epidemiologi, serta mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular dengan tetap mengutamakan etika dan perlindungan privasi pasien.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.