
GORONTALO, 16 Oktober 2026 — Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat mewarnai peringatan Dies Natalis Jurusan Pendidikan Jasmani Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) ke-26 tahun 2026. Perayaan tersebut dimeriahkan melalui kegiatan senam sehat bersama yang diselenggarakan di Kampus 3 FOK UNG, sebagai wujud komitmen jurusan dalam membangun budaya aktivitas fisik serta mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan akademik.
Kegiatan senam sehat menjadi bagian dari momentum perayaan hari jadi Jurusan Pendidikan Jasmani yang tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana mengajak sivitas akademika untuk menerapkan pola hidup aktif dan menjaga kebugaran tubuh.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Pendidikan Jasmani FOK UNG ingin menegaskan bahwa aktivitas fisik merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran, dan mendukung kualitas hidup. Senam bersama menjadi pilihan kegiatan yang sederhana, mudah diikuti, serta dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan fisik masing-masing.
Peringatan Dies Natalis 2026 juga menjadi momentum refleksi terhadap perjalanan Jurusan Pendidikan Jasmani dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai salah satu bidang keilmuan yang memiliki peran strategis dalam pengembangan pendidikan olahraga, Jurusan Pendidikan Jasmani terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperluas kontribusinya dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan senam sehat dalam rangka memperingati Dies Natalis Jurusan Pendidikan Jasmani tahun 2026.
“Peringatan Dies Natalis merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengevaluasi perjalanan dan capaian akademik jurusan. Saya sangat mengapresiasi kegiatan senam sehat yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Jasmani karena kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin,” ungkap Hartono.
Lebih lanjut, Hartono menegaskan bahwa Jurusan Pendidikan Jasmani memiliki tanggung jawab akademik dan sosial dalam mengembangkan budaya hidup sehat. Pendidikan jasmani tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan olahraga, tetapi juga berperan dalam membentuk perilaku aktif, meningkatkan literasi aktivitas fisik, dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta kerja sama.
“Sebagai bagian dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan, kita harus menjadi teladan dalam membangun budaya hidup sehat. Kegiatan olahraga bersama seperti ini perlu terus didorong agar menjadi kebiasaan positif di lingkungan kampus. Kami berharap momentum Dies Natalis dapat memperkuat semangat seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan senam sehat juga memiliki nilai penting dalam memperkuat interaksi sosial di lingkungan perguruan tinggi. Melalui aktivitas olahraga bersama, hubungan antarsivitas akademika dapat dibangun dalam suasana yang lebih terbuka dan penuh kebersamaan.
Selain memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat solidaritas, memperkuat komunikasi, serta menciptakan lingkungan akademik yang positif dan mendukung produktivitas.
Bagi mahasiswa Pendidikan Jasmani, kegiatan senam sehat juga memberikan pengalaman dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik aktivitas fisik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan jasmani dalam mengembangkan keterampilan gerak, membentuk perilaku hidup sehat, dan meningkatkan pemahaman mengenai manfaat olahraga.
Momentum Dies Natalis 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi Jurusan Pendidikan Jasmani FOK UNG untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, mengembangkan inovasi pembelajaran olahraga, serta memperkuat kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup.
Melalui kegiatan senam sehat bersama di Kampus 3 FOK UNG, Jurusan Pendidikan Jasmani menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan olahraga yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.