Tak Hanya Unggul di Lapangan! Mahasiswa Penjas FOK UNG Raih Juara III Lomba Esai Populer Tingkat Nasional

Oleh: Indeks S. Keku . 12 Oktober 2026 . 11:44:09

GORONTALO, 12 Oktober 2026 — Prestasi mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Syain Sufriawan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas), berhasil meraih Juara III dalam Lomba Esai Populer Bahasa Indonesia pada ajang Lomba Bahasa dan Seni Tingkat Nasional. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa pendidikan jasmani tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang olahraga dan pembelajaran gerak, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan literasi dan kepenulisan yang kompetitif.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi FOK UNG karena memperlihatkan potensi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan akademik lintas bidang. Melalui kompetisi esai populer, mahasiswa ditantang untuk mengolah gagasan, menyusun argumentasi, serta menyampaikan pemikiran secara sistematis dan komunikatif agar dapat dipahami oleh pembaca yang lebih luas.

Dalam pencapaian prestasi tersebut, Syain Sufriawan mendapatkan pendampingan dari Muhammad Faisal Lutfi Amri, M.Pd., selaku dosen pendamping. Dukungan akademik melalui proses pembimbingan menjadi bagian penting dalam membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan menulis, menyusun argumentasi, dan meningkatkan kualitas penyampaian gagasan.

Keberhasilan meraih posisi ketiga pada kompetisi tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Jasmani FOK UNG memiliki kesempatan yang luas untuk berprestasi di berbagai bidang keilmuan. Kemampuan menulis esai populer tidak hanya berkaitan dengan penguasaan bahasa, tetapi juga membutuhkan pemahaman terhadap persoalan yang dibahas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan menghubungkan pengetahuan dengan fenomena kehidupan masyarakat.

Prestasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa perlu dilakukan secara menyeluruh. Mahasiswa pendidikan jasmani, selain dipersiapkan untuk memiliki kemampuan pedagogik dan keterampilan keolahragaan, juga membutuhkan kemampuan literasi yang baik untuk mendukung pengembangan pengetahuan, komunikasi profesional, serta penyampaian gagasan dalam dunia pendidikan.

Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Syain Sufriawan yang mampu mengharumkan nama fakultas melalui prestasi kepenulisan pada tingkat nasional.

“Prestasi yang diraih Syain Sufriawan merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi FOK UNG. Keberhasilan mahasiswa Pendidikan Jasmani meraih Juara III dalam Lomba Esai Populer Bahasa Indonesia tingkat nasional menunjukkan bahwa mahasiswa kita memiliki kemampuan yang tidak terbatas pada bidang olahraga. Mereka juga mampu mengembangkan pemikiran kritis, kreativitas, dan keterampilan literasi yang menjadi bagian penting dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia,” ungkap Hartono.

Lebih lanjut, Hartono memberikan apresiasi kepada dosen pendamping yang telah memberikan dukungan dalam proses pengembangan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, sinergi antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam membangun budaya akademik yang produktif dan berorientasi pada prestasi.

“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Bapak Muhammad Faisal Lutfi Amri, M.Pd., yang telah mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan potensinya. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa FOK UNG untuk terus membaca, menulis, melakukan kajian, dan berani menyampaikan gagasan melalui berbagai kompetisi akademik. Kami ingin mahasiswa FOK UNG tidak hanya unggul dalam praktik, tetapi juga kuat dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan kemampuan berpikir ilmiah,” tambahnya.

Keberhasilan Syain Sufriawan menjadi contoh penting mengenai hubungan antara pendidikan jasmani dan kemampuan literasi. Dalam perkembangan pendidikan modern, calon pendidik jasmani dituntut memiliki kemampuan memahami informasi, mengevaluasi berbagai sumber pengetahuan, serta menyampaikan pemikiran secara efektif kepada peserta didik maupun masyarakat.

Kemampuan menulis esai populer juga menjadi sarana untuk memperkenalkan gagasan ilmiah melalui penggunaan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Melalui keterampilan tersebut, mahasiswa dapat berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan pendidikan, olahraga, kesehatan, dan kehidupan sosial.

Bagi Program Studi Pendidikan Jasmani FOK UNG, pencapaian ini dapat menjadi dorongan untuk memperkuat pengembangan budaya literasi mahasiswa. Kegiatan membaca, menulis, berdiskusi, dan mengikuti kompetisi akademik merupakan bagian dari proses pembelajaran yang dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus memperluas wawasan keilmuan.

Prestasi ini juga menunjukkan pentingnya peran dosen dalam memberikan ruang pengembangan potensi mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan. Pendampingan yang berkelanjutan dapat membantu mahasiswa lebih percaya diri untuk mengikuti kompetisi, mengembangkan kualitas karya, serta membangun pengalaman akademik yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Melalui keberhasilan Syain Sufriawan meraih Juara III Lomba Esai Populer Bahasa Indonesia tingkat nasional, FOK UNG kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan mahasiswa yang unggul secara akademik, kreatif, kritis, dan memiliki daya saing lintas bidang. Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan literasi, memperluas pengetahuan, dan mengharumkan nama Universitas Negeri Gorontalo melalui prestasi akademik maupun nonakademik.

Agenda

29 Februari 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024

27 - 28 Februari 2024

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)

Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.