
GORONTALO, 8 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (FOK UNG) di panggung olahraga internasional. Tiga atlet yang merupakan mahasiswa dan alumni Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan mempersembahkan medali perak dan perunggu pada cabang olahraga sepak takraw dalam ajang Asian Games 2026 di Jepang.
Ketiga atlet tersebut adalah Gelvin A. Usman, Jelki Ladada, dan Rizki Yusuf Djaina. Mereka tampil sebagai bagian dari kontingen Indonesia dan menunjukkan kemampuan bersaing menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai negara di Asia.
Dalam kompetisi tersebut, Jelki Ladada yang masih berstatus mahasiswa aktif PKO FOK UNG berhasil mempersembahkan medali perak dan perunggu. Sementara itu, Gelvin A. Usman dan Rizki Yusuf Djaina, yang merupakan alumni PKO FOK UNG, turut menyumbangkan medali perunggu bagi Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi catatan penting dalam perjalanan prestasi olahraga FOK UNG. Raihan medali pada kompetisi tingkat Asia tersebut menunjukkan bahwa pembinaan dan pengembangan kemampuan atlet dapat berjalan seiring dengan pendidikan tinggi, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengembangkan prestasi pada tingkat internasional.
Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan keberhasilan ketiga atlet yang telah membawa nama Indonesia sekaligus mengharumkan almamater di panggung olahraga Asia.
“Prestasi yang diraih Gelvin, Jelki, dan Rizki merupakan kebanggaan besar bagi keluarga FOK UNG. Keberhasilan mempersembahkan medali bagi Indonesia pada ajang Asian Games menunjukkan bahwa mahasiswa dan alumni kita memiliki kemampuan, kedisiplinan, serta daya saing yang mampu menjawab tantangan olahraga internasional. Mereka telah membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat juang dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan bangsa,” ungkap Hartono.
Lebih lanjut, Hartono menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pengembangan olahraga prestasi melalui pendekatan pembinaan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan.
Menurutnya, pencapaian prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan keterampilan teknik, tetapi juga membutuhkan kesiapan psikologis, penguasaan strategi pertandingan, disiplin latihan, serta penerapan ilmu kepelatihan olahraga.
“FOK UNG akan terus mendorong penguatan pendidikan kepelatihan olahraga yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi olahraga, dan pembinaan prestasi. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani bersaing pada tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Capaian ketiga atlet tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan olahraga nasional. Melalui pengembangan ilmu kepelatihan, peningkatan kompetensi atlet, dan penguatan lingkungan akademik yang mendukung prestasi, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia olahraga yang unggul dan kompetitif.
Bagi Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FOK UNG, keberhasilan ini juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan olahraga modern. Integrasi antara teori kepelatihan, praktik lapangan, ilmu keolahragaan, dan pengalaman kompetisi menjadi landasan penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan olahraga Indonesia.
Prestasi Gelvin A. Usman, Jelki Ladada, dan Rizki Yusuf Djaina membuktikan bahwa atlet yang tumbuh dan berkembang melalui lingkungan pendidikan olahraga di Gorontalo memiliki kesempatan untuk tampil dan berprestasi pada kompetisi internasional.
Dengan torehan medali perak dan perunggu di Asian Games 2026, FOK UNG semakin menegaskan kontribusinya dalam pengembangan olahraga prestasi. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih, mengembangkan kompetensi, dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi Indonesia.
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia Tingkat FOK 2024
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh PT yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.